Perbedaan Airdrop dan Bounty

Perbedaan Airdrop dan Bounty - Mungkin kalian sedang sedikit puyeng dengan perbedaan atau istilah airdrop dan istilah bounty dan bahkan anda pun bertanya-tanya dan apa bedanya dari kedua nama yang berbeda namun satu tujuan itu.

Perbedaan Airdrop dan Bounty

Airdrop dan bounty adalah hal yang sama, namun yang berbeda hanyalah cara kerjanya saja, lalu dimana bedanya dan apa yang membuatnya sulit di mengerti, apalagi bagi seorang pemula yang baru mengenal cryptocurrency gratisan atau bisa dikatakan pemburu bitcoin indonesia.

Inilah Perbedaan Airdrop dan Bounty dan Cara Kerjanya


Daripada kalian pada galau karena belum tau apa bedanya, saya akan mengulasnya dengan sedetail mungkin kepada anda dan saya pastikan anda mengerti apa yang akan saya sampaikan di artikel ini, Namun jika anda adalah seorang pemula yang baru kenal airdrop. Anda bisa membaca artikel saya dengan judul Cara Belajar Airdrop Untuk Pemula.

Oke, sebelum kita lanjut ke pembahasan, apakah anda tahu airdrop yang sering dikatakan dengan Scam (penipuan) tidak membayar. Nah, jika anda belum mengetahui hal tersebut anda bisa langsung melihat Ciri - Ciri Airdrop Scam yang sudah saya bahas pada artikel sebelumnya. langsung saja inilah peembahasan kita lihat di bawah ini :

1. Airdrop


Airdrop adalah titisan udara atau bisa dikatakan hadiah, Jadi setiap project cryptocurrency hampir semua dan rata-rata memberikan airdrop dan dibagikan kepada orang-orang yang mendaftar di website mereka. Bisa di bilang itu adalah cara mereka mempromosikan projectnya agar sukses.

Dari gratisan itulah kita bisa mendapatkan uang. Walaupun kita hanya diberikan token, namun token tersebut akan bisa kita jual setelah mereka sudah list di pasar penjualan dan bisa kita uangkan menjadi rupiah lalu kita kirim ke rekening pribadi kita.

Namun, bagaimana kita mendaftar airdrop dan bagaimana cara kerjanya?

Cara Kerja Airdrop

Airdrop sebernarnya sangat mudah, kita hanya perlu mendaftar dan mengundang orang saja, kira-kira susunannya seperti dibawah ini :

Daftar > Nama > Masukan Email > Masukan Alamat Ethereum > Share dan Follow Media sosial mereka > Selesai

Namun, contoh diatas hanyalah sebagian kecil saja dan contoh mudahnya dalam pendaftaran sebuah airdrop. Bukan berarti semua airdrop caranya seperti itu, Ada banyak cara dan itu berbeda-beda. Tetapi anda jangan kuatir karena setiap airdrop telah memiliki step by step pendaftaran, kita tinggal ikuti saja sampai selesai.

2. Bounty


Bounty dalam bahasa indonesia adalah karunia, lalu apa yang dimaksud dengan karunia? Karunia bisa di samakan dengan hadiah masih sama seperti airdrop. Namun perbedaan bounty adalah anda wajib mengerjakan tugas-tugas yang sudah ditentukan oleh si pembuat bounty tersebut.

Apakah anda sudah mengerti sampai sini atau anda malah kepengen ngopi dulu? hehe siapkan kopi dulu aja ya biar kaga panik. Intinya bounty itu mengerjakan tugas dan itu pun berlangsung hingga waktu yang ditentukan berakhir, lalu cara kerjanya.

Cara kerja Bounty

Setiap 1 tugas anda mendapatkan hadiah berupa token dan besar kecilnya hadiah token itu dari tugas media sosial apa yang anda kerjakan. Mulai dari medsos facebook, share twitter, review youtube dan sebagainya dan itu masing-masing memiliki reward yang berbeda-beda, semakin sulit tugasnya semakin banyak kita mendapatkan token bounty tersebut. Dan seperti dibawah ini lah susunan daftar bounty.

Daftar > Verifikasi Email > Update Eth address> Hubungkan semua media sosial yang kita gunakan > Kerjakan tugas setiap hari > Setelah bounty berakhir > Maka akan di bagikan kepada mereka yang telah mengikutinya

Bagaimana, sangat mudah sekali bukan. Itulah tadi artikel singkat yang saya buat dengan judul Perbedaan Airdrop dan Bounty semoga kalian semua paham apa yang saya maksud. Jika anda memiliki pertanyaan atau kritik dan sarannya. Berikanlah komentar anda dibawah ini, semoga bermanfaat, terimakasih.

Perbedaan Airdrop dan Bounty